Apresiasi Trans7 " Laptop Si Unyil " 2010
COD & Online 2-25 hari kirim ( Situasional )

Melayani Harga Eceran dan Grosir


Akibat merebaknya wabah virus Corona (Covid-19) Suara Tunggal Bahana lebih memprioritaskan layanan pesan beli via Online. Cek caranya di link ini Cara Pesan via Online

Kamis, 17 November 2011

Siapa Bilang Seni Rebana Bid'ah dan Tidak Ada Dalilnya ?

kitab alBarzanji.
   Ide posting ini muncul dari hasil ngalap barakah ke Shahibul-Ma'had KH. Aminuddin Masyhudi, pengasuh PPM. Darunnajat Tegalmunding, Pruwatan, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah. Harapannya tentu agar membawa manfaat bagi kami pembaca sekalian. Aamiiin...
     " Jika kamu menadapatkan pesanan dari rekanan bisnismu, tapi kemudian dia menjualnya dengan membohongi pembeli soal harga, kualitas atau lainnya, maka janganlah kamu ikut-ikutan mendukung kebohongannya.
Kemudian, niat kamu membuat dan menjual rebana adalah dalam rangka mengikuti sunnah Rasulullah SAW_yang notabene di dalamnya dibacakan Shalawat Nabi. " demikian nasehat beliau.
     Kemudian beliau mengeluarkan sebuah kumpulan kitab karangan hadratus Syaikh KH. Muhammad Hasyim Asy'ari yang berisi 19 kitab. Salah satu di antaranya tertera nama kitab Tanbihaatul--Waajibaat. Di halaman 16 tertulis Hadits Rasulullah SAW yang berbunyi: 

(فى الأصح)  لخبر الترمذى وابن حبــان انـه صلى اللـه عليـه وسلـم لمـا رجـع الى المـديـنة من بعـض مغـازيـة قـالت لـه جـاريـة  سـوداء اني نـذرت ان ردك اللـه سـالمــا أن اضـرب بيـن يـديـك بالدف فقـال لهـا ان كـنت نذرت فأوفي بنـذرك وهذا يشهـد  لبحـث الـبلقـينى أن ضـربـه لنحـوقـدوم عـالـم أو سلطـان لاخلاف فيـه.....
 
" Diceritakan dalam Hadits Shahih Imam Turmudzi dan Ibnu Hibban r.a., bahwa sesungguhnya ketika Rasulullah SAW kembali ke kota Madinah dari salah satu peperangan dengan kaum kafir ( Perang Uhud ) seorang budak perembpuan berkulit hitam datang menjumpai beliau dan berkata: " Ya Rasulallah, sesungguhnya hamba telah bernadzar ( bersumpah ) bahwa jika Allah mengembalikan hamba dari peperangan ini ( Uhud ) dengan selamat maka hamba akan memukul rebana di hadapan Tuan. " Maka Rasulullah bersabda kepadanya: " Jika kamu telah bernadzar demikian maka laksanakanlah nadzarmu. Sesungguhnya memukul rebana untuk menghormati kedatangan seorang alim atau pemerintah itu tidak ada pertentangan di dalamnya ( bukan khilafiyah )..."  
 
Wallaahu a'lam
Nara Sumber : 
KH. Aminuddin Masyhudi
Pengasuh PPM. Darunnajat
Tegalmunding, Pruwatan, Bumiayu, Jawa Tengah
dari Kitab at-Tanbihaatu-l-Waajibaat  Hal : 16
Kumpulan kitab karya :
Hadratus-Syaih KH. Muhammad Hasyim Asy'ari
(Pendiri Pondok Pesantren Tebu Ireng dan Jam'iyyah NU) 
Reaksi:

0 komentar: