Apresiasi Trans7 "Laptop Si Unyil " 2010
Layanan COD atau pesan 3-25 hari kirim [ Situasional ]

Call /SMS / WA ke H. Solichin Toip +6281327018755 Pin BB
: D7E7B816

اللهم صل وسلم على سيدنا ومولنا محمد الذي أنزلت عليه.رب أنزلني منزلا مباركا وأنت خير المنزلين

9.29.2014

10 Tips Perawatan Rebana

canebo motor
Rebana Anda ingin awet ? Silakan baca tips-tipsnya di bawah. Tips ini berlaku tidak saja untuk perawatan berbagai jenis Rebana, namun juga untuk alat musik lainnya yang media tepaknya terbuat dari bahan kulit seperti Marawis-Hajir, Gendang Jaipong, Bass al-Habsyi, dan lain-lain. Silakan Anda
perhatikan baik-baik dan dipraktikkan,
  1. Setelah pemakaian usahakan selalu usap bagian kulit luar Rebana dengan tangan yang sudah dibasahi dengan  air putih dingin ( bukan air es )  agar keringat, minyak atau sisa makanan yang menempel dapat  hilang. Setelah itu lap dengan kain kering dari bahan yang halus. Dapat juga dibersihkan dengan menggunakan canebo atau lap sepeda motor atau mobil yang agak kering.
  2. Setelah pemakaian rebana Qasidah cukup dilap dengan kain kering dan halus. Karena kulit Rebana Qasidah umumnya telah dilapisi dengan cat dan sablon. 
  3. Bodi, kluwung atau kayu rebana cukup dilap dengan kain yang kering dan halus saja.
  4. Jangan sekali-kali menjemur rebana di bawah sorot matahari secara langsung. Suara rebana memang menjadi lebih kencang, namun akan segera turun drastis [ kendor ] ketika cuaca dingin. Untuk seterusnya suara rebana menjadi tidak stabil lagi.
  5. Ketika istirahat dari pemakaian jangan simpan rebana dengan posisi kayu atau bagian belakang di atas teras yang kasar. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari lecet-lecet akibat  benturan langsung antara cat dengan  teras. Akan lebih baik lagi jika posisi kulit di atas atau bisa juga sebaliknya sementara bagian bawah di atas tikar yang halus. Atau bisa juga biarkan menyandar miring dengan sedikit posisi kulit menempel ke dinding yang rata dan halus.
  6. Jika ingin menyimpan, bungkuslah lebih dulu rebana dengan kantong plastik dan biarkan tidak terikat sepenuhnya. Kemudian  masukkan ke dalam tas serta usahakan resleting tas juga tidak ditarik sepenuhnya agar sirkulasi udara tetap berjalan.
  7. Simpan rebana yang sudah terbungkus tas di luar atau dalam lemari dan biarkan kaca lemari tidak tertutup rapat. Boleh juga di simpan di atas meja.
  8. Jangan menyimpan rebana di dalam lemari atau di atas meja yang sudah berpenyakit bubukan [ rayapan ]. 
  9. Hindari menyimpan Rebana di tempat yang lembab atau panas. Sebaliknya simpanlah di tempat yang kering dan sejuk.
  10. Jangan gantungkan rebana di tembok luar yang berhubungan langsung dengan sorot matahari dari arah timur maupun barat. Ingat, meski di balik tembok bagian dalam namun jika bagian luarnya pada siang atau sore hari terkena terik matahari, maka bisa disebut itu termasuk tembok bagian luar. Boleh digantungkan ditembok dengan paku yang sudah dilapisi penghalus [ kain, busa atau sejenisnya ], namun khusus tembok rumah bagian dalam.
Demikian tips di atas kami posting untuk pelanggan-pelanggan setia kami, juga bagi siapa saja yang ingin memanfaatkannya. Kami berharap tips ini akan membawa manfaat buat semuanya. Jika ada rekan-rekan yang punya tanggapan ataupun tips yang berbeda, silakan tulis di kolom komentar di bawah.




Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Ahlan bikum...
Terima kasih Anda berkenan mengomentari produk dan artikel kami. Hanya komentar yang berhubungan dengan artikel atau isi situs ini yang kami publikasikan. KOMENTAR AKAN DIHAPUS jika mengandung iklan terselubung, spam, fitnah, permusuhan, sarkastisme, sara, rasis, link nudisme, bisnis penggandaan uang dan sejenisnya.
Salam ukhuwwah !