5.13.2013

Komposisi Rebana Hadrah Tiap Daerah di Indonesia versi Simtudh-Dhuror

   
hadrah plus Bass ceper
     Kenapa kami menyebut jenis musik 'band Islami' ini dengan versi rebana Hadrah Simtudh-Dhuror ? Karena alat musik ini dipukul dengan iringan bait-bait sejarah, syair dan pujian  nan indah kepada baginda Rasulullah  Muhammad SAW, dalam rangkuman kitab maulid berjudul Simtudh-Dhurar. Ada juga yang menyebut dengan sebutan rebana Hadrah al-Habsyi, karena kitab itu sendiri adalah
karangan al'arif billah  habib Ali bin Muhammad bin Husain al-Habsyi, kakek almarghum almagfurlah habib Anis bib Alwi al-Habsyi, Solo. Sementara nun jauh di sebrang Jawa, beberapa daerah di Kalimantan menyebut versi ini dengan istilah Hadrah al-Banjary.
     Adapun satu set lengkap atau komposisi rebana Hadrah Simtudh-Dhuror [Hadrah al-Habsyi] antara daerah yang satu dengan daerah lainnya cenderung berbeda_terutama dari segi jumlah instrumennya. Dapat kami sebutkan berdasar pada catatan pelanggan yang membeli produk Suara Tunggal Bahana, antara lain ;
  1. Aceh :  4 rebana Hadrah dan 1 buah Bass Ceper [BR50-55],
  2. Banjarnegara, Purbalingga, Cilacap dan sebagian Banyumas : 4 rebana Hadrah, dan 1 buah Bass Mangkok [BJ40-45 / BJ50-55],
  3. Banyumas, daerah tertentu : 5-6 rebana Hadrah, 1 Jidur Kayu/ Bedug Rebana dengan alternatif Bass Rolling [Bass Drum], dan 1 buah Tamrien/ Markis.
  4. Bumiayu :  4 rebana Hadrah dan 1 buah Bass Jawa/ Mangkok  [BJ40-45],
  5. Bumiayu versi Grup Ladunny : 6 rebana Hadrah, 1 Kempling, 1 Bass Jawa 40-45 dan 50-55, 1 Cymball Statis, 1 Tamrien dan 1 buah Keyboard
  6. Cilacap ( kecamatan tertentu ) ; 6 rebana Hadrah, 1 Bass Ceper [BR50-55], dan 1 buah Tamrien/ markis,
  7. Indramayu : 4 rebana Hadrah, 1 Bass Mangkok [BJ40-45/ BJ50-55] dan 2 buah Keprak (KH18-24 / KH8"/Head
  8. Jakarta : 4 rebana Hadrah, 1 Bass, 1 Bariton, dan 2 buah Bass Segi Delapan/ Enam,
  9. Jawa Tengah secara keseluruhan khususnya sekolah SD-SMP : Rebana Mapsi/ Variasi ; 4 rebana Hadrah, Bass, Bariton, Tenor [3 Gendung], 3 Kempling [Kenthang-Kenthing-Kenthung] dan 1 buah Tamrien,
  10. Kalimantan ( beberapa daerah ) : 4 rebana Hadrah tanpa tambahan Bass, dll.
  11. Kalimantan ( provinsi/ kota tertentu ) : 4 rebana Hadrah dan 1 buah Bass Ceper [BR40-45],
  12. Kuningan : 4 rebana Hadrah, 1 Bass, 1 Bariton dan 1 buah Tenor,
  13. Lampung : 4 rebana Hadrah, 1 Bass, 1 Bariton dan 1 buah Tenor,
  14. Nusantara : rebana Hadrah Habib Syech ; 4 rebana Hadrah, 1 Bass versi Hb Syech, 1 Gendang Dumbuk Pinggang, 1 Bass Tung, dan 2 buah Keprak,
  15. Pekalongan [Salafudin] : 4 rebana Hadrah dan 1 buah Bass Ceper [BR50-55],
  16. Probolinggo dan Malang : 4 rebana Hadrah, 1 Bass Mangkok [BJ40-45 / BJ50-55],
  17. Palembang : 4 rebana Hadrah, dan 1 buah Jidur/ Bedug kecil, dan
  18. daerah-daerah lainnya dengan ragam kolaborasi yang mungkin lebih lengkap dan variatif.
     Mungkinkah di daerah ikhwan-ikhwan versi rebana Hadrah berbeda jumlah instrumen dan kolaborasinya ? Jika ya mari kita bantu ikhwan-ikhwan di daerah lainnya, siapa tahu akan bermanfaat dan dapat menjadi rujukan buat mereka. Caranya, silakan tulis catatan Anda di kolom komentar bawah.

Baca juga pos lainnya di bawah...

2 komentar:

  1. Assalamualaikum

    Untuk sampit, Kalteng. kami membedakan antara Hadrah dan Habsyi/Simtudhurar/Hadrah al-banjari.

    -------------
    Kalo HADRAH di kalteng adalah syair Habsyi + Iringan 4 rabana hadrah( terbang/tarbangan) & 1 bass. Bunyi yg d hasilkan sedikit di modifikasi,, menyerupai musik2 modern, kami menyebutnya variasi + diiringi dengan tarian dengan tema adat Banjar atau Dayak melayu (biasanya 4 penari laki2 & 5 penari perempuan + pembawa payung hiasan yg di putar2 (laki2 dan/atau perempuan).

    --------
    kalo HABSYI biasanya dimainkan sama seperti di tempat lain, yaitu pembacaan rawi + syair2 diiringi + rabana hadrah.

    biasanya 4 rabbana hadrah + 2 bass besar/kecil + 4 rawis (yg bunyinya, PAK-PAK-PAK).

    ---------
    wassalamualaikum

    BalasHapus
  2. Wa'alaikumussalam Wrb.
    Terima ksh sdh bkomentar d artikel kami. Info yg Anda sampaikan tentu bermanfaat buat kami & i Allah jg yg lainnya.
    Salam kenal !

    BalasHapus

Ahlan bikum...
Terima kasih Anda berkenan mengomentari produk dan artikel kami. Hanya komentar yang berhubungan dengan artikel atau isi situs ini yang kami publikasikan. KOMENTAR AKAN DIHAPUS jika mengandung iklan terselubung, spam, fitnah, permusuhan, sarkastisme, sara, rasis, link nudisme, bisnis penggandaan uang dan sejenisnya.
Salam ukhuwwah !