Apresiasi Trans7 "Laptop Si Unyil " 2010
Layanan COD atau pesan 3-25 hari kirim [ Situasional ]

Call /SMS / WA ke H. Solichin Toip +6281327018755 Pin BB
: D7E7B816

اللهم صل وسلم على سيدنا ومولنا محمد الذي أنزلت عليه.رب أنزلني منزلا مباركا وأنت خير المنزلين

5.10.2015

Jurus Barakah Kyai Bagian XIV : Realisasi Syukur

Berdzikir menjadi salah satu ciri seorang muslim yang bersyukur kepada Allah SWT.
Mensyukuri nikmat Allah adalah merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dan dilupakan oleh setiap muslim yang bertakwa. Dengan bersyukur seorang muslim akan menyadari bahwa dirinya hanyalah seorang makhluk atau hamba yang tidak berdaya, yang sudah seharusnya
berterima kasih karena senantiasa dikaruniai sesuatu oleh Allah SWT. Dan sesuatu itu akan terus bertambah jika kemudian diolah dan disyukuri keberadaanya. Sebaliknya sesuatu itu akan berkurang jika hanya dinikmati saja.
     Ibarat seseorang yang mempunyai modal, ia kemudian memutarnya dalam bentuk dagangan yang selanjutnya dijual dan mendapatkan keuntungan. Disayangkan  jika orang yang mempunyai lebihan modal atau uang namun hanya menyimpannya sebagai hiasan. Hanya dipandang-pandangii, dibangga-banggakan atau dipamer-pamerkan pada orang lain. Bukannya uang tersebut akan bertambah banyak, tapi sebaliknya akan terus berkurang, karena selalu digunakan untuk kebutuhan rutinnya, setiap hari.

وإذ تَأَذَّنَ ربكم لئن شكرتم لأزيدنكم ولئن كفرتم ان عذابي لشديد.[ ابرهيم:7]

"  Dan ( ingatlah juga ), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari ( nikmat-Ku ), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih ". 
     Terkadang seseorang merasa sayang ketika ada orang lain meminta bantuannya atau meminta hak dari sedikit hartanya. Ia merasa enggan untuk memberikannya karena sifat sayangnya yang berlebihan. [QS. Adz-Dzaariyaat/ 51 : 19]
QS. adz-Dzariyat: 19
QS. adz-Dzariyat: 19
QS. adz-Dzariyat: 19
     Kalau  kita mempunyai uang 100 Rupiah, kemudian datang  pengemis atau orang yang meminta bantuan, lalu kita memberikan 1 Rupiah padanya. Maka jika kita menghitungnya dengan matematika dunia, akan rugilah kita. Karena uangnya menjadi berkurang, tinggal 99 Rupiah saja. Namun jika kita mampu memandangnya dengan matematika akhirat, maka jumlahnya tidak lagi 99 tapi bisa 101, 102 bahkan mungkin menjadi 200 Rupiah, terserah Allah yang akan mengganjar atau melipatkannya. Yang demikian adalah pasti, karena tidak mungkin Allah mengingkari janji-Nya.
     Pun, demikian halnya kewajiban bersyukur umat Islam kepada junjungannya, Rasulullah SAW. dengan mengucapkan lafadz shalawat kepadanya.
     Dalam sebuah riwayat diterangkan, bahwa shalawat Allah kepada Rasulullah adalah merupakan pujian dan kebanggan-Nya kepada makhluk termulia yang diciptakan-Nya. Sedangkan shalawat Malaikat kepadanya menjadi bentuk penghormatan atas kemuliaannya tersebut. Sementara kita kaum muslimin bershalawat kepadanya sebagai bentuk ucapan terima kasih karena dilahirkan sebagai ummatnya.
وما كان لنفس أن تمـوت إلا بإذن اللّـه كتبــا مُوَجَّلا. ومن يُّرد ثواب الدنيا نؤتِــه منهــا, ومن يُّرد ثواب الأخــرة نؤتــِه منهــا. وسَنَجـْـزِى الشّكــرين. أل عمران:145

“ Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya. Barang siapa menghendaki pahala dunia, niscaya Kami berikan kepadanya pahala dunia itu, dan barang siapa menghendaki pahala akhirat, Kami berikan (pula) kepadanya pahala akhirat. Dan Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur. “
Wallaahu a'lam bish-shawab.
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Ahlan bikum...
Terima kasih Anda berkenan mengomentari produk dan artikel kami. Hanya komentar yang berhubungan dengan artikel atau isi situs ini yang kami publikasikan. KOMENTAR AKAN DIHAPUS jika mengandung iklan terselubung, spam, fitnah, permusuhan, sarkastisme, sara, rasis, link nudisme, bisnis penggandaan uang dan sejenisnya.
Salam ukhuwwah !